
SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik menggelar kegiatan Pra-Bulan Bahasa 2026 pada Kamis (22/10/2026). Mengusung tema “Speak Your Word, Show Your Culture”, kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat di bidang literasi, seni, dan kebahasaan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan keberagaman budaya Indonesia.
Suasana sekolah tampak semarak dengan antusiasme siswa yang mengikuti lima cabang lomba, yaitu menyanyi lagu nasional, cipta puisi bertema “Suara Pahlawan Masa Kini”, storytelling cerita rakyat Nusantara, spelling bee, dan Spemdalas Class Champions (SCC). Berbagai perlombaan tersebut dirancang untuk melatih kreativitas, keberanian, penguasaan bahasa, serta kemampuan bekerja sama.
Lomba menyanyi lagu nasional menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan vokal dan penghayatan terhadap lagu perjuangan. Sementara itu, lomba cipta puisi di Perpustakaan Taman Ilmu memberikan kesempatan kepada peserta untuk menuangkan gagasan melalui bait-bait puisi selama 90 menit. Adapun lomba storytelling di CAC 2 menghadirkan cerita rakyat Nusantara dalam bahasa Inggris dan bahasa Jawa. Penampilan peserta semakin menarik dengan busana adat dan properti pendukung yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.
Dua perlombaan lainnya, yakni spelling bee dan Spemdalas Class Champions (SCC), turut memeriahkan kegiatan. Lomba spelling bee menguji ketepatan siswa dalam mengeja kosakata bahasa Inggris, sedangkan SCC di Andalusia Hall menantang peserta untuk menunjukkan wawasan dan kekompakan tim dalam persaingan antarkelas.
Koordinator Bidang Lomba sekaligus Koordinator Mata Pelajaran Rumpun Ismubaqu, Novi Nazilatur Rohma, M.Pd., mengaku bahagia melihat kesungguhan siswa dalam mempersiapkan diri. Antusiasme tersebut terlihat dari kesiapan peserta dalam mempelajari materi dan menyiapkan kostum untuk menunjang penampilan.
“Perasaan saya ketika melihat anak-anak sangat excited terhadap kegiatan ini tentu sangat bahagia. Senang melihat mereka sampai mempersiapkan kostum dengan baik, mempersiapkan materi yang dipelajari, dan lain-lain,” ungkap Novi.

Ia juga mengaku ikut merasakan ketegangan ketika menyaksikan para peserta tampil, tetapi tetap bangga terhadap usaha dan pencapaian mereka. “Ikut deg-degan dan khawatir juga melihat ekspresi muka mereka ketika tampil, tapi di sisi lain sangat bangga dengan para juara yang terpilih,” tambahnya.
Kegiatan Pra-Bulan Bahasa ini menjadi bagian dari rangkaian menuju puncak Konser Bahasa 2026. PIC Acara Bulan Bahasa 2026 sekaligus Koordinator Mata Pelajaran Rumpun Banisos dan Koordinator Perpustakaan Taman Ilmu Spemdalas, Rohmawati, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut membawa pesan penting tentang persatuan dalam keberagaman.
“Bulan Bahasa 2026 ini adalah momen bagi murid-murid Spemdalas untuk menyuarakan persatuan dan kesatuan dari keberagaman budaya Indonesia. Ini bentuk optimisme generasi muda untuk bangkit dari berbagai tantangan. Beragam itu indah jika kita saling menerima apa adanya,” jelas Rohmawati.
Menurutnya, tujuan utama rangkaian Bulan Bahasa bukan sekadar menghadirkan perlombaan, melainkan juga membentuk karakter siswa yang mencintai tanah air, menghargai perbedaan, dan mampu bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Semangat tersebut terangkum dalam nilai “Cinta Tanah Air Tanpa Syarat”.
Rohmawati optimistis bahwa kesungguhan siswa dalam mempersiapkan diri di tengah kesibukan belajar menjadi modal penting untuk membangun generasi masa depan yang tangguh dan berkarakter.
“Melihat semangat murid-murid mempersiapkan diri di tengah kesibukan tugas belajar sehari-hari, saya sangat optimistis menatap Indonesia Emas. Mereka membuktikan mampu memimpin dirinya sendiri sebelum kelak layak menjadi pemimpin bangsa,” tuturnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan hingga Konser Bahasa 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi siswa, sekolah, dan lingkungan sekitar. “Semoga Allah memberikan kemudahan hingga acara puncak nanti, serta membawa keberkahan dan manfaat bagi sekolah dan lingkungan. Indonesia Kuat karena Kita Hebat!” pungkasnya.
Pewarta: Granita Nilam