
Tepuk tangan bergemuruh mengiringi setiap gerakan yang tersaji di halaman SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik, Senin (13/7/2026). Di sela pembukaan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) bertajuk Hello School, Hello Goals 2026, ratusan siswa terpukau menyaksikan tiga penampilan yang memadukan semangat hidup sehat, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Senam Anak Indonesia Hebat, Semaphore Dance, dan Medley Tari Nusantara menjadi pelengkap yang menyempurnakan hari pertama sekolah bagi para murid baru.
Suasana hangat langsung terasa saat alunan Senam Anak Indonesia Hebat menggema. Ratusan siswa bergerak serempak mengikuti instruksi pemandu dan panitia di barisan terdepan. Di balik pelaksanaannya, Khaqi Puspa Nigari, S.Pd. bersama pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) mengoordinasikan pembagian instruktur agar seluruh peserta dapat mengikuti gerakan dengan nyaman. Senam ini dipilih karena gerakannya sederhana, mudah diikuti siswa SMP, serta merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk membiasakan pola hidup sehat di lingkungan sekolah. Lebih dari sekadar aktivitas fisik, senam menjadi sarana mencairkan suasana dan membangun kebersamaan sejak hari pertama.
Nuansa kemudian berganti melalui Medley Tari Nusantara yang dibawakan 25 siswa. Mereka menampilkan rangkaian tari dari Batak, Betawi, Jawa, Kalimantan, hingga Bali dengan formasi yang rapi dan perpaduan musik yang dinamis. Di bawah pendampingan Asischa Andriyani, S.Hum., pelatih Retno Windarti, S.Pd., serta tim Tari Nusantara, para penari berhasil menghadirkan pertunjukan yang memukau. Tari Nusantara dipilih sebagai media mengenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air melalui seni.
Energi peserta semakin memuncak saat Tim Hizbul Wathan (HW) Spemdalas menampilkan Semaphore Dance bertema World Cup. Sebanyak 12 anggota tim memadukan keterampilan semaphore dengan medley lagu Balada Boa, Ora Urus, Sempurnanya Aku, dan Waka Waka. Kanaya Shane Janeeta (8 Boron) dan Alzena Mehjabin Khansa (9 Alexandria) mengungkapkan bahwa tim hanya menjalani satu kali latihan sebelum gladi bersih. “Kami sangat puas dengan hasil kerja keras tim,” ujar keduanya. Kekompakan dan semangat menjadi kunci keberhasilan penampilan yang membangkitkan antusiasme peserta.
Ketiga penampilan tersebut merefleksikan nilai-nilai yang ingin ditanamkan Spemdalas sejak hari pertama sekolah: hidup sehat, disiplin, kerja sama, kreativitas, dan cinta budaya. Penanggung jawab kegiatan, Octaria Wahyuningtyas, S.Pd., menyampaikan bahwa penyambutan murid baru bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, melainkan juga menanamkan semangat untuk bertumbuh, berkolaborasi, menghargai keberagaman, dan berani melangkah meraih masa depan.
Penulis: Dina Hanif Mufidah