
Gelaran Spemdalas Final Moment (SFM) Angkatan ke-23 SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik yang digelar di Aston Gresik Hotel & Conference Center, Sabtu (20/6/2026) telah terlaksana. Sejumlah wali siswa menyampaikan testimoni dan apresiasi terkait Spemdalas dan SFM.
Salah satu testimoni disampaikan oleh Budi Asih, S.T., bunda dari Zahira Khairusyfa Zamyeri siswa kelas IX Cordoba. Selain sebagai wali siswa, Dias juga dipercaya sebagai Ketua Ikatan Wali Murid (Ikwam) Spemdalas.
Menurutnya, Spemdalas merupakan sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga berhasil menanamkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan sehari-hari siswa.
“Banyak sekolah yang bagus, tetapi belum tentu baik. Menurut saya, Spemdalas adalah sekolah yang bagus sekaligus baik. Bagus dan baik dalam pembelajaran secara umum, sekaligus dalam mendidik anak-anak melalui nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan yang diterapkan dalam pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dias menuturkan bahwa putrinya memperoleh pengalaman belajar yang positif selama menempuh pendidikan di Spemdalas. Sekolah memberikan ruang yang luas bagi siswa untuk berkembang sesuai bakat dan minatnya, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
“Anak kami bisa belajar dan berkembang sesuai bakat dan minatnya, serta berprestasi di berbagai bidang. Harapan kami, Spemdalas semakin berjaya, semakin sukses mengembangkan sekolah bertaraf internasional, dan terus menghadirkan program-program unggulan yang menjadi kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Testimoni berikutnya datang dari Prayitno, S.H., Kaurmintu SatBinmas Polres Gresik sekaligus ayah dari Ezar Giovanni Putra, siswa kelas IX Damascus. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi putranya selama menempuh pendidikan di Spemdalas.

“Kami selaku wali siswa atas nama Ezar mengucapkan terima kasih kepada ustaz dan ustazah yang telah mendidik dengan amanah luar biasa hingga mengantarkan anak kami sampai di titik hari ini. Spemdalas adalah sekolah yang berprestasi, peduli, dan memberikan pendidikan yang baik. Semoga ilmu yang diperoleh membawa kebaikan dan kesuksesan bagi masa depan anak-anak,” ungkapnya.
Prayitno juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama berinteraksi dengan pihak sekolah serta mendoakan agar Spemdalas terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Momen Final Moment kali ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi Ezar Giovanni Putra. Beberapa waktu sebelum acara berlangsung, ia mengalami musibah kecelakaan yang menyebabkan cedera pada kakinya. Dalam masa pemulihan, Ezar harus berjalan dengan bantuan tongkat penyangga. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk hadir bersama teman-teman dan para guru pada momen perpisahan yang telah dinantikannya.
Dengan langkah yang lebih pelan dari biasanya, Ezar tetap mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Kehadirannya menjadi gambaran keteguhan hati seorang siswa yang tidak ingin melewatkan kenangan terakhir bersama sahabat dan guru yang telah membersamainya selama tiga tahun.
Bagi keluarga, kehadiran Ezar pada Final Moment bukan sekadar menghadiri acara kelulusan, melainkan simbol perjuangan, rasa syukur, dan penghargaan atas perjalanan pendidikan yang telah ditempuh.
Testimoni positif juga disampaikan oleh wali siswa Elifa Maisya Nabila kelas IX Granada. Melalui pesan dan kesannya, keluarga Elifa mengungkapkan rasa syukur atas berbagai pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama tiga tahun menempuh pendidikan di Spemdalas.
Menurutnya, sekolah tidak hanya memberikan bekal akademik, tetapi juga pendidikan karakter, kedisiplinan, akhlak, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi penting bagi masa depan siswa. Selain itu, berbagai program pengembangan kompetensi yang dimiliki sekolah dinilai memberikan manfaat besar bagi peserta didik.
Elifa memperoleh tambahan keterampilan berbahasa, khususnya bahasa Inggris dan bahasa Mandarin, yang menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan di era global. Lingkungan belajar yang nyaman serta pendampingan ustaz dan ustazah yang sabar dan penuh perhatian turut menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan.
“Terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah yang telah membimbing, mendidik, dan memberikan ilmu dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Semoga Spemdalas semakin maju, terus berinovasi, dan menjadi sekolah yang melahirkan generasi berprestasi, berakhlak mulia, serta siap menghadapi perkembangan zaman. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan ananda maupun kami selaku orang tua selama belajar di sekolah ini. Semoga silaturahmi yang telah terjalin dapat terus terjaga meskipun ananda telah melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
Penulis : Ria Rizaniyah