Spemdalas Chat Widget
AISA

Chat AISA

Artificial Intelligence Spemdalas Assistant

STEP-ICP Petakan Kompetensi Bahasa Inggris Murid ICP Spemdalas

0
0
0
0

Pusat Bahasa Spemdalas (PBS) SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik memantau dan mengembangkan kompetensi bahasa Inggris murid melalui Students Testing of English Proficiency (STEP-ICP). Tes yang dilaksanakan secara bertahap pada Agustus 2026 ini diikuti oleh 163 siswa Program International Class Program (ICP) dari kelas VII, VIII, dan IX.

STEP-ICP dilaksanakan pada waktu berbeda untuk setiap jenjang, yakni kelas VII pada 12 Agustus 2026, kelas IX pada 18 Agustus 2026, dan kelas VIII pada 19 Agustus 2026. Meskipun seluruh jenjang mendapatkan materi tes yang sama, terdapat tambahan tes bagi murid kelas IX.

Koordinator PBS, Khoiro Numsyah, S.Pd., menjelaskan bahwa STEP-ICP merupakan tes internal sekolah yang dirancang untuk mengukur kompetensi penguasaan bahasa Inggris murid ICP. Aspek yang diukur untuk murid kelas VII dan VIII meliputi listening comprehension, structure and written expression, serta reading comprehension. Sementara itu, murid kelas IX mengikuti ketiga komponen tersebut ditambah dengan speaking.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Masih ada beberapa murid yang belum dapat mengikuti tes sesuai jadwal karena sakit atau izin, seperti untuk melaksanakan umrah. Mereka nantinya akan mengikuti ujian susulan,” terang Khoiro.

Sementara itu, Koordinator Program ICP, Khotimatul Khusnah, S.Pd., menyampaikan bahwa tujuan utama STEP-ICP bukan sekadar mengukur kemampuan murid, tetapi juga memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kemampuan awal bahasa Inggris mereka. Data tersebut selanjutnya digunakan untuk memetakan potensi dan kebutuhan belajar para murid.

“Hasil pemetaan akan menjadi acuan untuk menentukan tindak lanjut. Murid yang memiliki potensi prestasi dapat diarahkan ke pembinaan prestasi, sedangkan muird yang membutuhkan penguatan dapat diarahkan ke klinik pembelajaran,” jelas Khotimatul.

Ia menambahkan, target program ini adalah adanya peningkatan rata-rata kemampuan bahasa Inggris pada setiap jenjang. Hasil STEP-ICP juga akan disosialisasikan kepada guru mata pelajaran Bahasa Inggris sehingga dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan strategi pembelajaran di kelas.

Bagi muird, STEP-ICP juga menjadi kesempatan untuk mengenali kemampuan diri dan menentukan aspek yang masih perlu dikembangkan. Alaric Az Zahidi, siswa kelas IX Granada, mengaku sempat merasa gugup sebelum tes dimulai. Namun, setelah mengikuti tes, ia merasa bahwa soal yang diberikan tidak terlalu sulit.

“Hasil tes ini nantinya akan saya jadikan bahan evaluasi dan pembelajaran, demi memperbaiki kemampuan bahasa Inggris saya,” ungkap Alaric.

Hal senada disampaikan Felecia Claryce Abida, siswa kelas IX Granada. Menurutnya, STEP-ICP menjadi pengalaman yang menantang sekaligus membantu dirinya mengetahui kemampuan bahasa Inggris secara lebih terukur. “Bisa dievaluasi lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Khotim menambahkan bahwa melalui STEP-ICP, PBS dan Program ICP Spemdalas berupaya membangun budaya evaluasi yang berkelanjutan: mengukur, memetakan, menindaklanjuti, dan meningkatkan. Dengan pendekatan tersebut, perkembangan kemampuan bahasa Inggris siswa diharapkan tidak hanya terlihat dari hasil tes, tetapi juga tercermin dalam proses pembelajaran dan pencapaian mereka di masa mendatang.

Pewarta: Dina Hanif Mufidah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Footer Section