
SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik mencatatkan prestasi membanggakan setelah terpilih menjadi salah satu dari tiga SMP di Kabupaten Gresik yang mengikuti Pelatihan Penguatan Kapasitas Guru Sekolah Model dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur ini berlangsung pada 1–4 Juli 2026 di Balai Besar Guru Penggerak (BBGTK) Jawa Timur, Kota Batu.
Dalam pelatihan tersebut, Spemdalas diwakili oleh Ainun Naim, S.Pd., Guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP Muhammadiyah 12 GKB. Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam menyiapkan sekolah model melalui penguatan kapasitas guru dalam mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam.
Menurut Ainun Naim, selama empat hari pelatihan, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai konsep dan implementasi Pembelajaran Mendalam. Materi yang diberikan mencakup penyusunan bahan belajar, pengembangan modul ajar, hingga strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Ia mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru tentang esensi menjadi seorang pendidik.
“Selama ini saya merasa belum menjadi guru secara utuh. Melalui pelatihan ini, saya memahami bagaimana menerapkan Pembelajaran Mendalam sehingga dapat menyusun bahan belajar dan modul ajar yang lebih bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.
Ainun berharap ilmu yang diperolehnya selama pelatihan tidak berhenti pada dirinya sendiri, melainkan dapat ditularkan kepada seluruh guru di SMP Muhammadiyah 12 GKB. Harapannya, penyusunan modul ajar dan perangkat pembelajaran ke depan dapat mengacu pada konsep Pembelajaran Mendalam yang telah dipelajarinya, sehingga implementasi sekolah model dapat berjalan optimal.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan sekolah model dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Dari Kabupaten Gresik sendiri, hanya tiga SMP yang terpilih menjadi peserta — dan Spemdalas menjadi salah satunya, sebuah pencapaian yang menegaskan posisi sekolah ini sebagai salah satu rujukan implementasi kebijakan pendidikan terbaru di tingkat kabupaten.
Penulis: Desy Suryani