
SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) kembali menggelar program penguatan karakter peserta didik melalui kegiatan “Ruang Bertumbuh” pada Jumat pagi (9/10/2026).
Bertempat di Gedung CAC 1, kegiatan kali ini secara khusus ditujukan bagi seluruh siswa kelas VIII dengan mengusung tema “Asertifitas, Say No to Narkoba”.
Rangkaian acara yang berlangsung khidmat mulai pukul 06.50 hingga 07.30 WIB ini dibawakan oleh pemateri Dina Alifia Rahmahsyah Hariyono, mahasiswa praktikan Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK), UIN Sunan Ampel Surabaya, yang tengah menempuh program magang di Spemdalas.
Dina menyebutkan bahwa pengenalan terhadap bahaya narkoba merupakan salah satu cara praktis yang bisa ditempuh untuk menjaga diri dan masa depan para siswa.
Lebih lanjut Dina menjelaskan pentingnya sikap asertif pada diri siswa dalam menghadapi pengaruh-pengaruh yang datang dari luar.
“Sikap asertif adalah kemampuan seseorang untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, kebutuhan, atau pendapat secara terbuka dan tegas, sambil tetap menghormati hak orang lain. Orang yang asertif mampu berkata “tidak” dengan sopan, menerima kritik, menyampaikan pendapat, dan menyelesaikan konflik. Nah, ketrampilan seperti ini penting ya, adik-adik,” jelasnya.
Sejalan dengan pendapat tersebut, salah satu Penanggung Jawab (PIC) Kegiatan, Nur Eliza Feby Alfiandari, S.Psi., mengungkapkan bahwa materi pengenalan bahaya akibat mengkonsumsi narkoba merupakan langkah preventif yang praktis untuk siswa.
“Materi ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa terkait bahaya narkoba sebagai upaya agar siswa tidak terjerumus dalam hal-hal yang mengarah ke narkoba atau hal lain yang dapat merugikan diri siswa,” ujarnya.
Ruang Bertumbuh Berperan Sebagai Tempat yang Aman Bagi Siswa
Nur Eliza Feby Alfiandari, S.Psi. menjelaskan bahwa Ruang Bertumbuh merupakan program pembiasaan mingguan yang dikemas secara terstruktur dan berkelanjutan bagi seluruh siswa.
“Kegiatan Ruang Bertumbuh ini diadakan setiap pekan dengan audiens yang berbeda-beda. Penjadwalannya kami atur secara bergiliran per jenjang dan per gender,” ujar Eliza.
Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah telah menetapkan fokus isu yang berbeda pada setiap bulannya.
“Untuk bulan ini, tema utamanya berfokus pada pencegahan dan edukasi bahaya narkoba,” lanjutnya.
Senada dengan hal tersebut, Musrifatul Jannah, S.Psi., yang juga merupakan tim BK Spemdalas, menegaskan bahwa Ruang Bertumbuh dirancang sebagai bentuk layanan edukasi dan pendampingan yang adaptif terhadap kebutuhan para siswa.
“Ruang Bertumbuh merupakan salah satu layanan BK Spemdalas yang memberikan edukasi serta pendampingan melalui materi-materi yang relevan dengan isu perjenjang—mulai dari perkembangan diri, pertemanan, kesehatan mental, hingga kehidupan sosial,” ungkap Musrifatul.
Melalui program rutin ini, Musrifatul berharap sekolah dapat hadir sebagai wadah yang aman, nyaman, dan inklusif dalam mendampingi proses tumbuh kembang siswa.
“Harapannya, siswa dapat memperoleh pemahaman yang tepat, semakin mengenali dirinya, serta memiliki keterampilan untuk menghadapi berbagai tantangan sesuai tahap perkembangannya. Kami ingin kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk belajar, berefleksi, membangun personal boundaries yang kuat, dan bertumbuh menjadi pribadi yang positif, tangguh, serta berkarakter,” pungkas Musrifatul.
Pewarta: Granita Nilam