
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik, AKBP Suharsi, S.H., M.Si., mengajak siswa berani berkata tidak pada narkoba. Ajakan itu ia sampaikan saat menjadi pembina apel pagi di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas), Rabu (7/10/2026).
Apel yang diikuti seluruh siswa kelas VII, VIIII, dan IX dan warga sekolah tersebut menjadi bagian dari kegiatan “Aksi Ananda Bersinar”. Melalui kegiatan ini, BNN Gresik memberikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba kepada pelajar sejak dini.
Dalam amanatnya, Suharsi menegaskan bahwa peredaran narkoba benar-benar terjadi di sekitar masyarakat. Ia mencontohkan pengungkapan kasus narkotika di kawasan pergudangan Cerme, Gresik, beberapa waktu yang lalu. Saat itu petugas mengamankan narkotika dalam jumlah besar yang terkait jaringan peredaran.
“Kasus di pergudangan Cerme ini menunjukkan bahwa narkoba bisa ada di lingkungan kita. Karena itu, adik-adik harus waspada dan mengenali dengan siapa bergaul,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan siswa agar tidak mudah menerima pemberian orang lain tanpa mengetahui asal dan kandungannya.
“Jangan terima sesuatu dari orang lain kalau tidak tahu dari mana asalnya dan apa isinya,” pesannya.
Suharsi juga menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba kerap berawal dari ajakan teman, rasa ingin tahu, hingga pengaruh lingkungan pergaulan. Karena itu, siswa perlu memiliki keberanian untuk menolak sejak awal.
“Beranilah berkata tidak pada narkoba, sekalipun yang mengajak adalah teman sendiri,” tegasnya.
Kegiatan Ananda Bersinar
Usai kegiatan apel. Kegiatan berlanjut dengan kegiatan edukasi dan peningkatan kesadaran terkait bahaya penyalahgunaan narkoba di ruang CAC 1 Spemdalas. Dalam kegiatan tersebut beberapa perwakilan siswa dari Kader UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dan pengurus IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah menerima materi dari BNN.
Usai menerima materi, kegiatan berlanjut dengan tes urine. Para siswa dengan didampingi petugas BNN menuju toilet terdekat untuk mengambil sample urine masing-masing. Sampel tersebut kemudian dilakukan pengecekan terkait ada tidaknya paparan narkoba.
Pewarta: Desy Suryani