Spemdalas Launching Kader Sehat Muhammadiyah

SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan sekaligus Launching Kader UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) sebagai langkah strategis dalam menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kesehatan diri, lingkungan, dan sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII terpilih yang akan menjadi Kader Sehat Muhammadiyah. Sabtu (13/12/2025)

Kegiatan diawali dengan prosesi launching Kader Sehat Muhammadiyah yang berlangsung khidmat. Salah satu momen penting dalam acara ini adalah pemasangan rompi kader UKS oleh Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto, MSi, dan penyematan pin oleh Ns. Agus Priyanto, S.Kep. dan Zuhrotun Nisa, Amd.Keb., dari Puskesmas Sukomulyo kepada peserta sebagai simbol resmi telah dilantiknya para siswa menjadi kader kesehatan sekolah. Prosesi ini menjadi penanda komitmen para kader untuk berperan aktif dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan kondusif.

Pelatihan kader UKS ini menghadirkan dua materi utama yang relevan dan aplikatif. Materi pertama membahas tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta peran strategis Kader UKS di lingkungan sekolah. Pada sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, kelas, dan lingkungan sekolah, sekaligus peran kader sebagai teladan bagi siswa lainnya.
Materi kedua adalah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dasar, yang memberikan pengetahuan dan keterampilan awal kepada kader dalam menangani kondisi darurat ringan di sekolah, seperti luka, mimisan, atau pingsan.

Kepala Spemdalas dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan kader UKS merupakan investasi jangka panjang dalam pembentukan karakter siswa.
“Kader UKS pertama di Spemdalas, diharapkan menjadi garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat di sekolah. Kami berharap para kader tidak hanya paham materi, tetapi nantinya juga mampu menjadi contoh dan penggerak bagi teman-temannya” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator K3S, Ali Fauzi, S.Pd, menegaskan pentingnya peran kader UKS dalam mendukung program kesehatan sekolah.

“Melalui peran kader UKS di lingkungan sekolah sangatlah fundamental dan strategis. Mereka bukan sekadar perpanjangan tangan dari tenaga kesehatan atau guru, melainkan Agent of Change (agen perubahan) di tingkat paling dasar dalam menciptakan budaya hidup sehat,” ujarnya.

“Pelatihan yang mereka terima, diharapkan dapat melakukan pemantauan harian sederhana dan mengenali tanda-tanda awal masalah kesehatan pada teman-temannya, seperti gejala penyakit menular, cedera ringan, atau bahkan isu kesehatan mental dasar. Ini memungkinkan intervensi dini oleh pihak sekolah atau tenaga medis,” tambahnya.

Yugo juga berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini, akan lahir kader-kader UKS yang aktif, bertanggung jawab, dan berkomitmen dalam mewujudkan sekolah yang sehat, bersih, dan berbudaya hidup sehat sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah.

Penulis : Risma Oktavia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top