
SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik berhasil meraih juara LKBB dan yel yel, serta pionering dalam HISCO 2026 yang diselenggarakan oleh SMA Al Khidmah Surabaya, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi bergengsi yang menguji keterampilan, kekompakan, serta kreativitas kepramukaan tingkat Jawa Timur.
Dalam kompetisi tersebut, Spemdalas tampil sebagai satu-satunya delegasi Hizbul Wathan. Spemdalas mengirimkan dua regu, yakni regu putra dan regu putri, untuk mengikuti beberapa cabang lomba seperti LKBB dan yel-yel, dan pionering 100 tongkat, serta Semaphore dan Sandi Morse.
Hasil yang diraih pun membanggakan. Regu putri berhasil menyabet Juara Harapan 1 pada kategori LKBB dan Yel-yel. Sementara itu, regu putra meraih Juara Harapan 3 dalam kategori Pionering 100 tongkat. Prestasi ini terasa istimewa mengingat waktu persiapan yang cukup singkat.
Koordinator Bina Prestasi, Rusdiah Arifaini, S.Pd., menyampaikan bahwa persiapan dilakukan hanya dalam waktu tiga minggu sejak informasi lomba diterima hingga hari pelaksanaan. “Persiapan dilakukan sejak 3 minggu dan didampingi oleh pelatih luar yang khusus didatangkan untuk melatih anak-anak persiapan baik itu pionering, LKBB, dan yel-yel,” ujarnya.

Selama masa latihan, proses persiapan sempat diwarnai drama perubahan konsep agar lebih sesuai dengan ketentuan lomba dan kemampuan tim. Siswa VII Brave Spemdalas, Jovian Dwi Putrasandi mengungkapkan bahwa perubahan konsep dilakukan karena harus menyesuaikan jumlah tongkat yang ditentukan panitia sekaligus memilih karya terbaik. Setelah melalui diskusi dan pertimbangan matang, akhirnya dipilihlah bentuk Scorpio sebagai karya pionering yang dilombakan.
Hal senada disampaikan siswa kelas VIII Dubnium, M. Aria Giri Prasetya.
“Awalnya sempat gugup, tapi tetap percaya diri sampai akhirnya bisa juara,” tuturnya. Ia mengaku pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kerja sama dan ketenangan dalam bertanding.
Pada kategori lomba lain yang diikuti regu putri, peserta sekaligus danton regu, Kanaya Shane Janeeta kelas VII Discipline, juga membagikan pengalamannya. “Walau sempat khawatir dan banyak latihan sampai malam, kami tetap semangat sampai akhirnya bisa meraih Harapan 1,” ungkapnya saat diwawancarai.
Penulis : Dheni Iga Pratiwi