
Delegasi SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik meraih prestasi dalam ajang Muhammadiyah Coding Training and Competition (MCTC) 2026 yang digelar di Aula Mentari SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Gresik dengan menghadirkan fasilitator dari My STEM Institute Malaysia.
Pada kompetisi tersebut, peserta ditantang merancang inovasi berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan Arduino Uno melalui aplikasi Autodesk. Mengusung tema Smart Home, setiap tim diminta menciptakan solusi teknologi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Delegasi Spemdalas berhasil memborong tiga gelar juara. Daniyal Barra dan Rayyan Farizky dari kelas IX Digital Technology Class Program (DTCP) meraih Juara I berkat inovasi sensor kualitas udara yang mampu mendeteksi kondisi udara bersih maupun tercemar. Juara II diraih Isnata Mumtaza dan Raisah Raniah dari kelas IX DTCP melalui rancangan tempat sampah otomatis. Sementara itu, Hamzah Hafizudin, Daffa, dan Luqman Nur Azmi dari kelas VIII DTCP berhasil membawa pulang Juara Harapan I lewat proyek jam alarm berbasis IoT.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari bekal pembelajaran yang telah diperoleh para siswa melalui program DTCP. Penguasaan dasar pemrograman, elektronika, dan IoT membuat mereka mampu mengembangkan ide menjadi inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pembina lomba sekaligus Kooedinator Virtual Class Spemdalas, Rizky Mutiara Citra Ayuti, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas capaian para siswa. “Target kami memang ingin meraih hasil terbaik. Alhamdulillah, anak-anak sudah memiliki bekal dasar-dasar coding dan IoT yang dipelajari di sekolah sehingga mereka lebih percaya diri saat mengikuti kompetisi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kemampuan mereka mampu bersaing dan terus berkembang,” ujarnya.

Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto, M.Si. menyampaian bahwa prestasi tersebut adalah resprsentasi komitmen Spemdalas dalam mengembangkan pembelajaran teknologi dan inovasi.
“Melalui berbagai kompetisi, sekolah berharap siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menciptakan solusi kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi di masa depan,” harapnya.
Saat diwawancarai, Daniyal Barra menyampaikan perasaan syukur dan bahagia yang dirasaknnya.
“Alhamdulillah, senang sekali bisa membawa nama Spemdalas menjadi juara. Materi yang kami pelajari di DTCP sangat membantu saat lomba. Hasilnya, kami lebih percaya diri dalam mengembangkan ide dan menyelesaikan proyek yang diberikan,” ungkapnya bahagia.
Penulis : oleh Dheni Iga Pratiwi


